PLN Bangun 3 Pembangkit Alternatif Print
Written by Administrator   
Friday, 10 June 2011 10:59
There are no translations available.

PT PLN sedang mempersiapkan 3 jenis pembangkit alternatif yaitu PLTSampah, PLTBiomass, dan PLTBayu (angin) yang bertujuan mengurangi penggunaan BBM.

Beberapa program yang dikembangkan PLN untuk pengembangan PLTSampah :

  • PLTSampah Bantargebang (14 MW) sudah terkontrak dengan harga Rp 820/Kwh (tahun 1 sampai dengan 7) dan Rp 750/Kwh (tahun 8 sampai dengan 15). Rencana akan dikembangkan sampai dengan kapasitas 26 MW
  • PLTSampah Denpasar Bali (2 MW) sudah beroperasi dan konstruksi (9 MW)
  • Rencana pengembangan PLTSampah di beberapa kota besar seperti Surabaya (10 MW) dan Bandung (10 MW)
Beberapa program pengembangan PLTBiomass :

  • Potensi PLTBiomass menggunakan cangkang sawit, bagas, sekam padi, dan feed stock lainnya potensi yang cukup besar
  • PLTBiomass menggunakan cangkang sawit di Belitung (7 MW) sudah terkontrak Rp 917/Kwh (tahun 1 sampai dengan 5) dan Rp 641,25/Kwh (tahun 6 sampai dengan 15) dan beberapa lokasi tahap konstruksi di Sumut (10 MW), Bangka (5 MW), dan Gorontalo (12 MW) dalam tahap desain/pengadaan
  • Peran Swasta lebih didorong dalam pengembangan PLTBiomass melalui skema Liswas atau kontrak 'Excess Power'
Beberapa program pengembangan PLTBayu :

  • Program pengembangan PLTBayu terbatas karena potensi kecepatan angin relatif rendah (3 sd 5 m/dt, kecuali pada beberapa daerah >5 m/dt)
  • Perkembangan teknologi PLTBayu untuk kecepatan rendah yang terus berkembang sedang dilakukan uji coba 'pilot project' di NTT
  • Beberapa kontrak Liswas (Listrik Swasta) sedang difinalkan, antara lain di Sukabumi (10 MW) dengan harga negosiasi Rp 870/Kwh (tahun 1 sampai dengan 8) dan Rp 790/Kwh (tahun 9 sampai dengan 15)

Sumber :

Detik Finance