baner
Cari beli tiket pesawat murah online
You are here:   Electricity Information Fasilitas Kredit untuk Pembangunan Pembangkit Listrik
Fasilitas Kredit untuk Pembangunan Pembangkit Listrik PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 20 December 2009 18:56
There are no translations available.

Sumber pendanaan untuk proyek pembangkit listrik tenaga uap menggunakan batubara 10.000 megawatt sekitar Rp 79 triliun disepakati oleh sindikasi bank: Bank Mandiri, Bank BNI, BCA, BRI dan Bank dari China, pada tanggal 14 Desember 2009. China memberikan komitmen pendanaan sekitar Rp. 40 trilliun

Fasilitas kredit sebesar Rp 715 miliar guna pengembangan pembangkit listrik tenaga gas berkapasitas 30 megawatt. PT Meppogen merupakan perusahaan listrik swasta yang berdiri sejak tahun 2006, dan telah mengoperasikan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) dengan kapasitas 2 x 40 MW di Gunung Megang, Muara Enim, Sumatera Selatan. Emisi berupa sisa hasil pengolahan turbin gas dari pembangkit selanjutnya akan digunakan untuk menggerakkan turbin uap pembangkit berikutnya. Dengan demikian, total kapasitas listrik yang bisa dihasilkan menjadi 110 MW tanpa ada tambahan biaya pengadaan gas.

Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 32 Tahun 2009 tentang Harga Patokan Pembelian Tenaga Listrik oleh PT PLN dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi adalah harga listrik tertinggi dari pembangkit listrik panas bumi 9,7 sen dollar AS atau Rp 921,5 per kilowatt hour (kWh). saat ini harga tenaga listrik dari PLTP Wayang Windu unit 1 dan 2 dengan total kapasitas 227 megawatt, sesuai kesepakatan dengan PT PLN, adalah 4,94 sen dollar AS atau Rp 469,3 per kWh.

Menurut data sementara, proyek 10.000 MW tahap II sebagian besar memakai energi baru dan terbarukan, yaitu panas bumi 4.733 MW (48 persen) dan tenaga air 1.174 MW (12 persen). Adapun sisanya memakai batu bara dan gas.